Wali Kota Tebing Tinggi Buka Kampanye Germas ISPS 2026, Apresiasi Penurunan Angka Stunting

Terkini 06 Aug 2026 21:25 • 3 min read • 100 views • By admin

Share berita ini

Wali Kota Tebing Tinggi Buka Kampanye Germas ISPS 2026, Apresiasi Penurunan Angka Stunting
Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, menyerahkan bantuan vitamin kepada seorang ibu yang membawa balita saat membuka Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kamis (6/8/2026). Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pencegahan stunting melalui peningkatan kesehatan ibu dan anak.

DUTA NUSANTARA,TEBING TINGGI – Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, secara resmi membuka kegiatan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam Intervensi Serentak Pencegahan Stunting (ISPS) Kota Tebing Tinggi Tahun 2026 di Puskesmas Pembantu (Pustu) Persiakan, Jalan Pulau Sumbawa, Gang Madura, Kecamatan Padang Hulu, Kamis (6/8/2026).

 

‎Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik, Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi Ny. Hj. Susmira Wanti Iman Irdian, Kepala Dinas Kesehatan dr. Fitri Sari Saragih, Camat Padang Hulu Nanda Aulia Yusuf, para lurah se-Kecamatan Padang Hulu, kader Posyandu, serta tamu undangan lainnya.

‎

‎Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi capaian penurunan prevalensi stunting di Kota Tebing Tinggi yang dinilai menunjukkan hasil positif berkat kolaborasi berbagai pihak.

‎

‎"Angka stunting di Kota Tebing Tinggi turun dari 2,1 persen pada tahun 2023 menjadi 1,5 persen pada tahun 2025. Ini merupakan capaian yang sangat signifikan. Alhamdulillah, keberhasilan ini tidak lepas dari doa, dukungan masyarakat, serta kerja sama seluruh stakeholder," ujar Wali Kota.

‎

‎Menurutnya, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat upaya pencegahan stunting. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui penerapan pola hidup sehat sejak sebelum kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.

‎

‎Wali Kota menjelaskan bahwa upaya tersebut meliputi menjaga kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang bagi balita, imunisasi lengkap, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, serta penyediaan sanitasi lingkungan yang layak.

‎

‎"Seluruh upaya tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat," tegasnya.

‎

‎Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam menggerakkan Germas hingga ke tingkat masyarakat.

‎

‎"Tolong hadir di tengah-tengah masyarakat dan libatkan kader Posyandu dalam setiap upaya pencegahan stunting. Dengan memohon ridho Allah SWT, kegiatan ini saya nyatakan dibuka secara resmi," ucap Wali Kota.

‎

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebing Tinggi, dr. Fitri Sari Saragih, menyampaikan bahwa tren penurunan prevalensi stunting terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

‎

‎Ia menyebutkan prevalensi stunting tercatat sebesar 2,1 persen pada tahun 2023, turun menjadi 1,7 persen pada tahun 2024, dan kembali menurun menjadi 1,5 persen pada tahun 2025.

‎

‎"Penurunan ini merupakan hasil arahan dan dukungan Bapak Wali Kota bersama seluruh stakeholder serta perangkat daerah yang memiliki keterkaitan dengan program percepatan penurunan stunting," katanya.

‎

‎Menurut dr. Fitri, pelaksanaan Kampanye Germas dalam ISPS bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan, dan peran aktif pemerintah, masyarakat, serta seluruh unsur terkait dalam mendukung percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Kota Tebing Tinggi.

‎

‎Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan vitamin kepada sasaran penerima manfaat, peninjauan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan Posyandu di Pustu Persiakan, serta diakhiri dengan foto bersama seluruh peserta kegiatan.***(WH)

‎

‎

Duta Nusantara News